Human Rights Protection for Indonesian Migrant Workers: A Policy Implementation Study in The Border Region of Riau Islands Province
Main Article Content
Abstract
This study examines the implementation of human rights protection policies for Indonesian Migrant Workers (PMI) in the border region of Riau Islands Province. The research aims to analyze how PMI human rights protection policies are implemented in border areas with unique characteristics and identify factors influencing policy implementation effectiveness. Using a qualitative descriptive approach, data was collected through in-depth interviews with key informants from BP3MI Riau Islands Province, literature review, and documentation. The analysis employed Miles and Huberman's interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that policy implementation in the Riau Islands faces significant challenges across four key factors: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Major obstacles include severe human resource constraints with only 28 employees handling complex PMI issues, geographical challenges due to numerous islands and unofficial ports facilitating illegal departures, inter-agency coordination problems caused by sectoral ego, and the complexity of border area problems involving both legal and illegal PMI cases. Despite these challenges, BP3MI Riau Islands has developed adaptive strategies including integrated teams at embarkation points, post-PMI empowerment programs, and strengthened prevention efforts through education and socialization. The study concludes that effective PMI human rights protection in border areas requires comprehensive approaches addressing resource limitations, improving inter-agency coordination, and implementing preventive strategies to reduce human rights violations.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
References
Adhayanto, O. (2015). Pemenuhan hak-hak tenaga kerja Indonesia di penampungan Provinsi Kepulauan Riau tahun 2015 (Studi pada penampungan TKI di Kota Tanjungpinang), 328–338.
Adrot, A., Fiedrich, F., Lotter, A., Münzberg, T., Rigaud, E., Wiens, M., Raskob, W., & Schultmann, F. (2017). Challenges in establishing cross-border resilience. In Urban disaster resilience and security: Addressing risks in societies (pp. 429–457). Springer.
Amelia, R., Hendrayady, A., & Winarti, N. (2022). Peran unit pelaksana teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) dalam memberikan pelindungan. Student Online Journal (SOJ), 3(13), 211–224.
Anderson, J., & O’Dowd, L. (1999). Borders, border regions and territoriality: Contradictory meanings, changing significance. Regional Studies, 33(7), 593–604.
Arjuna, H., Irman, I., Shalihah, F., Sinaga, H. M., Pery, S. R., Adhayanto, O., & Haryanti, D. (2022). Pelindungan hukum bagi masyarakat Kepulauan Riau yang bekerja di Malaysia dengan visa wisata. Takzim: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 50–57.
Ayunda, R., Yusuf, R. R., & Disemadi, H. S. (2021). Efektivitas kebijakan pemerintah tentang perlindungan sosial pekerja migran Indonesia: Studi hukum di Provinsi Kepulauan Riau. Justisi, 7(2), 89–104. https://doi.org/10.33506/js.v7i2.1248
Cahyaningrum, D. (2020). Peran bank dalam pelindungan ekonomi terhadap pekerja migran Indonesia (The role of bank in economic protection for Indonesian migrant workers). Negara Hukum: Membangun Hukum untuk Keadilan dan Kesejahteraan, 11(1), 21–42. https://doi.org/10.22212/jnh.v11i1.1577
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage Publications.
Donnelly, J. (2013). Universal human rights in theory and practice. Cornell University Press. https://doi.org/10.7591/9780801467493
Dzuhur Hidayat, I., Waluyo, W., & Ulfatun Najicha, F. (2021). Perlindungan pekerja migran Indonesia/Tenaga Kerja Indonesia oleh pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Hukum, 10(1), 71–80.
Edwards, G. C. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fajri, Z. (2019). Peran lingkungan sekolah terhadap minat belajar siswa SD/MI. Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS, 7(2), 46. https://doi.org/10.36841/pgsdunars.v7i2.477
Hadi, S. (2016). Pemeriksaan keabsahan data penelitian kualitatif pada skripsi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 22(1), 74–79.
Harahap, N. (2020). Metodologi penelitian kualitatif. Wal Ashri Publishing.
Hilmy, M. R., Karunia, F. S., & Hidayat, A. T. A. (2023). Integrasi smart profiling system (MARS) berbasis artificial intelligence dengan smart camera imigrasi dalam rangka pencegahan pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural. TEMATICS | Technology Management and Informatics Research Journals, 5(1), 49–63. https://doi.org/10.52617/tematics.v5i1.467
Husmiati, Widodo, N., Kurniasari, A., & Noviana, I. (2017). Perlindungan sosial bagi pekerja migran ilegal di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC). Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial, 16(1), 21–32.
Iriawan, H., & Edyanto, E. (2022). Peran pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat pengrajin noken di Kelurahan Fandoi. Sosio E-Kons, 14(2), 183. https://doi.org/10.30998/sosioekons.v14i2.12954
Jannah, S. R. (2023). Bentuk perlindungan hukum yang diberikan pemerintah kepada pekerja migran Indonesia ilegal yang menjadi korban perdagangan manusia. LEX et ORDO, 1(1), 47–53.
Junaidi, M., & Khikmah, K. (2024). Perlindungan hukum dan penempatan PMI di luar negeri. Jurnal USM Law Review, 7(1), 490–451. https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.8127
Labib Muttaqin, Reisa Indira, Rochman Hadi Mustofa, Sabar Narimo, & N. S. (2024). Perlindungan hukum dan pemenuhan hak-hak bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. CARMIN Journal of Community Service, 4(1), 39–48. https://orcid.org/0009-0005-5878-9205
Lokahita, P. D., Kawarizmi, I. G., Adriana, A. S., Wahyudin, Y. A., Husni, V., Studi, P., Internasional, H., Hukum, F., Sosial, I., & Politik, I. (2024). Pelaksanaan pengabdian masyarakat guna peningkatan kesejahteraan pekerja migran Indonesia melalui sosialisasi migrasi aman. SemnaskomUnram, 6(1), 137–148. https://proceeding.unram.ac.id/index.php/semnaskom/article/view/3225/922
Margayaningsih, D. I. (2018). Peran masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa. Jurnal Publiciana, 11(1), 72–88.
Miles, M. B., & Huberman, M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Sage Publications.
Monica, E. M., & Theodora, R. (2019). Evaluasi kebijakan perlindungan PMI/pekerja migran internasional sektor informal di Arab Saudi 2011–2018. Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan, 11(1), 11–18.
Muslihatinningsih, F., Sinaga, J. P., & Istiyani, N. (2020). Migrasi internasional penduduk Pulau Jawa menjadi pekerja migran Indonesia di luar negeri. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(2), 106–115. https://doi.org/10.23960/jep.v9i2.100
Novia, H. (2023). Dinamika diplomasi Indonesia terkait pemenuhan akses pendidikan anak pekerja migran Indonesia di Sarawak Malaysia. Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan, 15(2), 1–22.
Oktaber, Y. (2023). Peran penyidik dalam penegakan hukum tindak pidana perekrutan dan pengiriman pekerja migran non prosedural di Provinsi Lampung tahun 2022 (Studi kasus Polda Lampung). Universitas Lampung.
Oktaviandono, & Syahputra, M. Z. (2021). Kerjasama Indonesia dan International Labour Organization dalam melindungi WNI sebagai pekerja migran di Malaysia melalui program Decent Work Country Programmes (DWCP). Jurnal Sains Riset, 11(2), 155–169.
Palmer, W., & Missbach, A. (2019). Enforcing labour rights of irregular migrants in Indonesia. Third World Quarterly, 40(5), 908–925. https://doi.org/10.1080/01436597.2018. 1522586
Patton, C., Sawicki, D., & Clark, J. (2015). Basic methods of policy analysis and planning. Routledge.
Pawitri, T. (2020). Implementasi fasilitasi repatriasi pekerja migran Indonesia ditinjau dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia (Studi kasus di Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Malang). Fakultas Syariah.
Pressman, J. L., & Wildavsky, A. (1984). Implementation: How great expectations in Washington are dashed in Oakland; Or, why it’s amazing that federal programs work at all, this being a saga of the Economic Development Administration as told by two sympathetic observers who seek to build morals on a foundation (Vol. 708). University of California Press.
Purwono, F. H., Ulya, A. U., Purnasari, N., & Juniatmoko, R. (2019). Metodologi penelitian (Kuantitatif, kualitatif dan mix method). Guepedia.
Putra, G. M., Oemarsahid, M. R., & Pratama, A. (2023). Evaluasi prosedur pemulangan pekerja migran Indonesia ilegal oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Kepulauan Riau. Comte: Jurnal Sosial Politik dan Humaniora, 1(1), 63–77.
Ricky Marcelino Chandra, Michael Kurniawan Sudjianto, & E. A. (2023). Faktor-faktor komunikasi (yang perlu dimiliki) Generasi Z dalam mempersiapkan karir. Student Research Journal, 1(3), 349–361. https://doi.org/10.55606/srjyappi.v1i3.345
Ridha, N. (2017). Proses penelitian, masalah, variabel dan paradigma penelitian. Jurnal Hikmah, 14(1), 62–70. https://doi.org/10.1111/cgf.13898
Sabatier, P. A., & Mazmanian, D. A. (1983). The prospects for effective implementation of regulatory policy. In Can regulation work?: The implementation of the 1972 California Coastal Initiative (pp. 1–26). Springer.
Safitri, D., & Wibisono, A. A. (2023). Keamanan manusia pekerja migran Indonesia: Ketidakamanan dan perlindungannya. Intermestic: Journal of International Studies, 7(2), 741–769. https://doi.org/10.24198/intermestic.v7n2.17
Strasser, S., & Sokefeld, M. (2024). The affective economy of removal: Ethnographic perspectives on deportation and (in)voluntary return. Journal of Ethnic and Migration Studies, 1–17. https://doi.org/10.1080/1369183X. 2024.2377856
Utami Dinda Noor. (2020). Upaya Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan pekerja migran Indonesia. EJournal Ilmu Hubungan Internasional, 8(4), 848–860.
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488. https://doi.org/10.1177/ 009539977500600404
Wahab, A., Hasanah, S., Ilmi, M. K., Ali, M., Hayati, M., & Primadi, F. (2023). Pendampingan strategi penghidupan berkelanjutan pekerja migran Indonesia purna di Hong Kong. 1(2), 223–228.
Wahyudi, F. (2022). Tinjauan hukum Islam terhadap Pasal 7 Undang-Undang No. 18 Tahun 2017 tentang perlindungan hukum terhadap pekerja migran. Jurnal Wasatiyah: Jurnal Hukum, 3(1), 67–86.
Windyastuti, E. (2021). Peran faktual perempuan dalam sanggar seni budaya Wela Runus-Manggarai Timur (Studi kasus pada Sanggar Budaya Wela Runus Desa Rana Mbata Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur).
Witono, N. B. (2021). Kebijakan pelindungan pekerja migran Indonesia dalam pandemi Covid-19. Indonesian Journal of Peace and Security Studies (IJPSS), 3(1), 34–54. https://doi.org/10.29303/ijpss.v3i1.57